Temuan Studi : Rongga Raksasa di Gletser Antartika Adalah hasil dari Pencairan Es yang Cepat

Gletser Thwaites di pantai barat Antartika telah lama dianggap sebagai salah satu yang paling tidak stabil di benua ini. Para ilmuwan khawatir tentang penemuan rongga bawah air yang sangat besar yang mungkin akan mempercepat kerusakan gletser.

Rongga itu sekitar dua pertiga wilayah Manhattan dan tingginya hampir mencapai 1.000 kaki, menurut sebuah penelitian yang dirilis hari Rabu oleh Jet Propulsion Laboratory NASA. Ruang raksasa tersebut cukup besar untuk menampung sekitar 14 miliar ton es – sebagian besar peneliti mengatakan bahwa es itu dapat mencair dalam tiga tahun.

Gletser Thwaites, yang kira-kira seukuran Florida, memiliki es yang cukup sehingga jika semuanya mencair akan meningkatkan lautan dunia lebih dari dua kaki, suatu perubahan yang akan mengancam banyak kota pantai. Ilmuwan iklim memperhatikan gletser ini dengan cermat, biasanya di samping Gletser Pulau Pine yang juga mengalir dengan cepat ke Laut Amundsen.

di antara ancaman pemanasan global yang paling nyata adalah permukaan air laut yang naik yang disebabkan oleh pencairan lapisan es, serta ekspansi termal lautan. Sebuah studi terpisah yang dirilis minggu lalu menemukan bahwa Antartika berkontribusi lebih banyak pada kenaikan permukaan laut daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Gletser Thwaites adalah salah satu penyebab dari percepatan kerusakan ini. menurut rilis berita NASA, Gletser bertanggung jawab atas sekitar 4 persen kenaikan permukaan laut dunia.

Penulis utama studi NASA, Pietro Milillo mengatakan bahwa ukuran dan rongga yang berisi air seperti yang telah ditemukan memainkan peran penting dalam mencairnya gletser Sebuah rongga diciptakan oleh air lautan yang cukup hangat sehingga melelehkan lapisan es. Saat gletser terkena arus air yang lebih hangat, es akan mencair lebih cepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *