Bagaimana Cuaca Dingin dan Perubahan Iklim saling Terhubung

Beberapa suhu yang kita lihat di Amerika Serikat Barat Tengah adalah suhu yang paling dingin dalam beberapa dekade.Suhu lebih dingin di Chicago atau Des Moines daripada di beberapa bagian Antartika. akan tetapi saat ini sedang musim panas di belahan bumi selatan, jadi hal ini tidak terlalu mengejutkan.

Jika Anda bersantai di Amerika Serikat, Anda mungkin bertanya apa hubungannya cuaca dingin ini dengan perubahan iklim (Atau Anda mungkin ingin tahu bagaimana menanggapi teman atau kerabat yang argumentatif) Kami di sini untuk Anda. Kendra Pierre-Louis memiliki jawaban dalam sebuah kisah yang menjelaskan bahwa iklim dapat mempengaruhi cuaca secara ekstrim, iklim bukanlah cuaca.

Seperti yang dikemukakan Kendra: “Seorang miliarder yang lupa dompetnya suatu hari tidaklah miskin, seperti halnya orang miskin yang mendapatkan rejeki nomplok beberapa ratus dolar tiba-tiba kaya. Yang penting adalah apa yang terjadi dalam jangka panjang. ”

Tidak hanya itu, tetapi ada juga bukti yang menunjukkan bahwa perubahan iklim mempunyai peran dalam terjadinya pusaran kutub(polar vortex).

Omong-omong, Cuaca di Australia telah menjadi sangat panas. Dalam sebuah artikel di halaman depan pada edisi cetak Rabu, rekan kami Somini Sengupta memberi tahu kami agar terbiasa dengan “cuaca di zaman ekstrem.”

Kami juga melihat sebuah studi baru yang menunjukkan bahwa tanaman yang berada di bawah tekanan perubahan iklim menyerap lebih sedikit karbon dioksida. Hal tersebut merupaka berita buruk. Kita akan membutuhkan semua bantuan dari tanaman yang bisa kita dapatkan.

Dan ketika Cina mengatakan akan mengurangi emisi gas rumah kaca, Somini memberi tahu kami tentang studi baru yang menunjukkan bahwa negara itu merupakan raksasa batu bara yang ada diplanet ini, negara tersebut tidak memenuhi peraturannya sendiri untuk mengurangi emisi metana dari banyak pabrik batu bara mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *